Pendidikan multi intelegensi merupakan ciri layanan pendidikan MI Muhammadiyah Pojok.
Dengan mode layanan ini madrasah tidak hanya mengembangkan aspek kognitif saja. Lebih dari itu, madrasah berusaha memupuk dan mengembangkan berbagai aspek kompetensi dan keterampilan.
Jiwa kewirausahaan adalah salah satu kompetensi yang ditumbuhkembangkan oleh madrasah. Kompetensi ini digarap dengan menyelenggarakan acara Market Day. Dalam kegiatan ini siswa belajar mempraktekkan kegiatan wirausaha. Kegiatan praktik berwirausaha di madrasah dimaksudkan agar siswa mempunyai jiwa kemandirian sejak dini. Melatih tanggung jawab dalam kegiatan proses produksi, hingga penjualan. Dalam proses penjualan juga melatih kejujuran.
Kegiatan Market Day diikuti oleh siswa kelas 4 sampai 6. Para siswa membuat dan mengemas sendiri ( homemade ) berbagai makan di rumahnya masing-masing. Makanan bukan dari hasil kulakan. Makanan yang dibuat harus memenuhi kriteria halalan thoyyiban. Siswa harus mengetahui bahan bahan yang digunakan, peralatan serta besaran modal.
Harga makanan ditentukan oleh panitia yakni mulai Rp. 500 – Rp. 2000 per buah. Selanjutnya di akhir acara siswa menuliskan total pendapatan dari hasil penjualan masing masing.
Maksud diadakannya kegiatan ini antara lain untuk merangsang kreativitas dan antusiasme untuk menentukan masa depan mereka (bisnis). Di samping itu juga menumbuhkan budaya kewirausahaan, mempersiapkan siswa untuk menjadi profesional serta mengajarkan anak-anak untuk berpikir luas dan memupuk bakat dan keterampilan yang unik.
Acara Market Day digelar selama dua hari. Hari pertama, Rabu, 28 September pesertanya siswa kelas 6. Adapun hari kedua, Kamis, 29 September untuk siswa kelas 4 dan 5. Digelar di halaman kampus MIM Pojok, Market Day berlangsung sangat meriah. Sebanyak 36 stand berjajar di halama madrasah menjual berbagai produk makanan buatan siswa. Ada yang menjual es mambo dan aneka makanan lainnya.
Semoga dengan kegiatan ini akn tertanam jiwa kemandirian sejak dini pada diri siswa. Dengan demikian kelak siswa akan mampu hidup tanpa bergantung orang lain serta mampu mengembangan potensi diri secara maksimal.