Bagaimana Cara Membentuk Keluarga Hafidz Al Qur’an ?

Memiliki anak yang hafal al-Qur’an tentu idaman dan damban setiap orangtua. Kesholihah anak yang hafal al Quran tidak hanya bermanfaat bagi kedua orangtuanya di dunia. Bahkan di akhirat nanti anak yang hafal al Quran akan menjadi kebanggaan bagi kedua orangtuanya. Kedua orangtuanya akan dimuliakan dengan dikenakan mahkota dari dari cahaya yang berkemilau.

Rasulullah Shalallahu alaihi wasalam bersabda:”
Barangsiapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya kelak di hari kiamat dikenakan mahkota dari cahaya yang sinar kemilaunya seperti cahaya matahari. Dan bagi kedua orang tuanya masing-masing dikenakan untuknya dua pakaian kebesaran yang tidak bisa dinilai dengan dunia “.
Maka Kedua orang tuanya bertanya: ’Mengapa kami diberi pakian kemuliaan seperti ini?’ Dijawab: ’Karena anak kalian berdua belajar dan menghafal Al Qur’an.’ (Mustadrak Al Hakim 1/568. Dihasankan Al Albani dlm As Shahihah no.2914).

Betapatah lagi bahagia dan senangnya jika yang hafal al Quran tidak hanya anak, tetapi juga orangtuanya. Bahkan seluruh anggota keluarga, sehingga menjadilah keluarga hafidz al Quran.
Wow…tentu tidak terbayangkan kebahagiaan yang dirasakan.
Apakah itu mungkin ?
Lalu bagaimana caranya ?
Sebagai seorang muslim tentu kita meyaqini bahwa cita cita yang mulia yang akal kita tidak menjangkaunya, bis saja terjadi dengan pertolongan Allah. Pepatah mengatakan “Barangsiapa bersunggi sungguh tentu akan mendapatkannya. “
Air laut yang terbelah airnya hanya dengan pukulan sebatang tongkat nabi Musa. Nabi Allah Ibrahim ‘alaihi salam menggigil kedinginan di tengah tengah kobaran api. Kedua peristiwa itu adalah serpihan di antara hal yang sangat mudah terjadi dengan pertolongan Allah.

Adakah keluarga hafidz al Qur’an ? Bagaiman pula cara meraihnya ?
Keluarga Dr. Harjani Hefni adalah salah satu contoh sebuah keluarga hafidz al Qur’an yang kita bisa mengambil pelajaran.

Beliau adalah seorang dosen di IAIN Pontianak. Beliau dan istrinya hafal Qur’an dan memiliki lima orang anak yang juga hafal Quran.

Anak bungsunya, Yusuf Mubarak, yang berusia 10 tahun sudah hafizh. September 2020 lalu, pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXVIII Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Yusuf menjadi juara 1 dalam lomba cabang Hifdzil Qur’an 30 juz.
Yusuf sudah bisa membaca Alqur’an pada usia 4 tahun. Kelas lima SD, Yusuf sudah menyelesaikan hafalan Alquran. Yusuf mubarak, juara 1 hafidz 30 juzz

Anak sulung dan anak keduanya Harjani saat ini kuliah di fakultas kedokteran dan mendapatkan beasiswa. Sedangkan anak ketiga sedang belajar bahasa Arab di Sudan.

Ketika ada yang bertanya “Ustadz, apa rahasianya agar bisa menjadikan keluarga penghafal al-Qur’an?

Beliau menjawab, “Setidaknya ada empat rahasianya” ujarnya.

Pertama, komitmen bersama suami-istri. Sejak menikah, kami sepakat untuk tidak memampukan diri membeli televisi. Kami punya visi yang sama, melahirkan generasi Qur’ani.
Alhamdulillah, sampai sekarang komitmen tak membeli TV itu masih kami jaga. Dengan tidak adanya TV di rumah, maka anak-anak bisa fokus untuk menghafal kitab suci” jelasnya.

Kedua, orangtua harus menjadi teladan bagi anak untuk mencintai al-Qur’an. Anak-anak adalah peniru yang ulung. Kalau orangtuanya selalu akrab dengan al-Qur’an, maka anak-anaknya juga akan melakukan hal yang sama” sambungnya.

Ketiga, menjadikan anak sulung sebagai contoh. Ketika anak pertama sudah berhasil menyenangi membaca dan menghafal al-Qur’an, maka adik-adiknya akan mengikuti jejak abang atau kakaknya” terang Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Pontianak ini.

Keempat, jangan sungkan memberikan reward, penghargaan. Misalnya kalau anak-anak hafal al-Qur’an, maka dijanjikan akan pergi umroh bersama” tuturnya tawadhu.

Demikian, di antara contoh kiat membentuk keluarga hafidz. Semoga Allah memberikan keberkahan serta memberikan taufiq kepada kita semua, bisa mengambil pelajaran.

Sumber: https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/index.php?r=tpost/xview&id=249900929

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *